find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Bahas Karhutla, Mabes Polri Undang Kapolda se-Sumatera ke Pekanbaru
Sukses Cegah Karhutla di Riau

Bahas Karhutla, Mabes Polri Undang Kapolda se-Sumatera ke Pekanbaru


Rabu, 9 Agustus 2017 | 19:44:22
ist
Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol Puyut Eko Bayu Seno saat memberikan pengarahannya kepada para Kapolda se-Sumatera di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (9/8/2017).
Pekanbaru, oketimes.com - Keberhasilan Kapolisian Daerah (Polda) Riau dalam menangani masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi sorotan bagi Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Markas Besar (Mabes) Polri yang sedang mengunjungi Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kunjungan ke Riau ini, merupakan bentuk monitoring, evaluasi, dan asistensi dalam rangka penanggulangan Karhutla di Sumatera, dan mengumpulkan para Kepala Kepolisian daerah se Sumatra.

"Kegiatan ini adalah langkah konkrit kesiapsiagaan pencegahan Kathutla," kata Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol Puyut Eko Bayu Seno emngawali kata sambutanya, Rabu (9/8/2017) di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Menurutnya, kegiatan program ini jadi prioritas Kepala Polri nomor 7, kegiatan III yakni penanggulangan karhutla. Pemerintah, sebutnya tengah memprioritaskan hal ini baik dari segi anggaran maupun penegakan hukum karena setiap tahun terjadi.

Dalam kegiatan kunjungan tim monitoring ini, turut hadir juga Asisten Operasi Polri, Irjen Pol M. Iriawan. Selain itu, juga ada Kakorsabhara, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Umar Septono dan Irjen Pol Muhamad Chairul Noor Alamsyah beserta sejumlah Brigadir Jendral lainnya dari Mabes Polri.

Hal serupa juga disampaikan Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain, ini merupakan "Pilot Project" di Sumatera, bahkan Indonesia. Ini juga merupakan hasil kinerja sinergis dalam satuan tugas bencana kabut asap yang dipimpin Komandan Resor Militer 031/Wirabima.

"Selama mengatasi masalah Karhutla menurun signifikan, sangat menurun tajam. Itu karena soliditas semua elemen di bawah payung gubernur, semua komponen 'all out'. Bukan karena ancaman dicopot, tapi disadari efek kesengsaraan karena asap," sebut Kapolda.

Kapolda juga mengapresiasi telah disediakan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah, bahkan bisa menangkap para tersangka pembakar lahan. Karena hal tersebut sulit dilakukan melalui darat karena pembakarnya sudah kabur duluan.

Sebanyak 98 kebakaran yang dilaporkan ke polisi dengan titik panas lebih dari 500. Meski begitu sampai saat ini yang sudah ditetapkan sebagai tersangka baru 13 orang karena penegakan hukum adalah jalan terakhir.

"Kami tidak akan pandang bulu untuk beri garis polisi lahan terbakar dan usahakan tangkap pelaku. Kalau lahannya ditanam lagi akan diproses," tegas Kapolda.

Di samping upaya lainnya kepolisian juga menyebarkan 54 ribu lembar maklumat Kapolda Riau untuk tidak membakar lahan. Itu dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang juga membuat sekat kanal. (ars)


BERITA TERKAIT:
Soal Judi Gelper di Pekanbaru, Yose: Jika Kapolda tak Sanggup, Pulang Kampung Saja!
Kapolda Riau: Oknum Polisi Terlibat Kita Amputasi
Serentak di Indonesia, Kodim 0303 Bengkalis Undang Masyarakat Doa Bersama 171717
Pantau Karhutla, Mabes Polri Serahkan Motor Trail ke Polda Riau
Bahas Isu Krusial, Bupati Siak Pimpin Rakor Bersama Forkopimda
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.