find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Kejati Riau Tahan 3 Tersangka Korupsi Bappeda Rohil

Kejati Riau Tahan 3 Tersangka Korupsi Bappeda Rohil


Selasa, 8 Agustus 2017 | 19:37:26
disediakan oketimes.com
Tim penyidik Aspidsus Kejati Riau saat menggirig ketiga tersangka S sebagai mantan bendahara pengeluaran, H sebagai bendahara pengganti, RZ pejabat Esselon selaku ferivikator pengeluaran uang menaiki mobil tahanan Kejati untuk dititipkan ke Rutan SIalang Bungkuk Pekanbaru, Selasa (8/8/2017) siang.
Pekanbaru, oketimes.com - Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Selasa (8/8/2017) siang resmi menahan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan rutin di Bappeda, Kabupaten Rohil, dengan status masuk tahap II atau P21.

Tersangka sebelumnya sudah diperiksa dan dilakukan penahanan diantaranya, S sebagai mantan bendahara pengeluaran, H sebagai bendahara pengganti, RZ pejabat Esselon selaku ferivikator pengeluaran uang.

"Ada tiga orang tersangka yang sudah diperiksa dan selanjutnya dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk. Kita harap, mereka segera ke tahap II. Lantaran sudah P21 atau lengkap, sehingga bisa dilimpahkan bersama tersangka lainnya," kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspisus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, selasa siang

Sugeng menyebutkan ketiga tersangka itu, diduga telah melakukan bersama-sama korupsi dengan tersangka lainnya WAF, selaku mantan Kepala Bappeda Rohil dari tahun 2008 hingga 2009, yang terlebih dahulu sudah ditahan di Rutan

"Dari hasil penyidikan, ditemukan adanya fakta hukum pada proses pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai, bahkan tidak dilaksanakan aliaf fiktif. Total kerugian mencapai Rp1,192 miliar, semuanya dinikmati oleh WAF sendiri," ungkap Sugeng.

Untuk tiga orang tersangka ini sambung Sugeng, pihaknta tidak menemukan bukti materil yang diterimanya. Akan tetapi meraka hanya melaksankan perintah WAF saja yang tidak dilaksanakannya.

Dia berharap, tersangka yang berjumlah 3 orang dan satu lagi WAF yang lebih dahulu ditahan di Rutan, yang secepatnya bergulir tahap II secara bersama-sama akan dilakukan pelimpahan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Atas perbuatan tersebut sambung Sugeng, tersangka bakal dikenakan dengan Primer Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU 31 tahun 1999 jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana, tentang Korupsi karena merugikan keuangan negara.

Pantauan dilapangan, tepat pukul 14:15 WIB ketiga tersangka ini keluar dari ruang penyidik Kejati Riau dengan menggunakan baju rompi warna Orange dan digelandang ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Seperti diberitakan, korupsi ini terkait dana kegiatan rutin Bappeda ditahan 2008 sampai 2011, dimana saat itu WAF tengah menjabat sebagai Kepala Bappeda Rohil. (ars)

BERITA TERKAIT:
Lewat Semangat Riau Bersatu, HM Harris Sampaikan Visi Misi di Hanura
Kemenkumham Riau Musnahkan 662 Ponsel Napi
Semarak HUT RI Ke-72, Bupati Apresiasi Pawai Karnaval Siak 2017
Anggota DPRD Rohil Wajib Kembalikan Mobnas
Soal Judi Gelper di Pekanbaru, Yose: Jika Kapolda tak Sanggup, Pulang Kampung Saja!
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.