find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Sandang Status Tersangka, Zulkifli Harun Belum Ditahan

Sandang Status Tersangka, Zulkifli Harun Belum Ditahan


Selasa, 1 Agustus 2017 | 18:20:41
ist
Zulkifli harun, Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru.
Pekanbaru, oketimes.com - Kendati ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pungli di instansinya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun hingga kini masih belum ditahan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, dengan alasan, tersangka masih koperatif.

Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan belum mendapat laporan mengenai ditetapkannya Zulkifli Harun sebagai tersangka. "Saya belum mendapatkan laporannya sama sekali. Kalau sudah cukup unsur silahkan aja," kata Kapolda Riau kepada awak media, Selasa (01/08/2017).

Menurutnya, dulu pihaknya pernah mengalami kesulitan menemui petunjuk bukti-bukti kemana aliran dana yang mengalir dari 3 orang tersangka honorer Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru, yang lebih dahulu ditahan Polda Riau sejak ditetapkannya tersangka.

"Kendala kita dulu dalam proses penyelidikan aliran dana. Sejak ditemukannya aliran dana ini barulah ditemukan kepastiannya," terang mantan Kapolda Maluku ini.

Dia juga menyampaikan bahwa yang penting tersangka ini (Zulkifli Harun,red) tidak menghilangkan alat-alat bukti, mempersulit penyidikan, melarikan diri dan mengulangi perbuatan.

"Yang penting Substansi penegakan hukum. Kalau sudah berkas perkaranya sudah P21 atau lengkap bisa juga ditahan langsung. Utamanya koperatif," tukas Kapolda.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo juga mengatakan hal senada yang menurutnya tersangka ini masih koperatif. "Dia (Zulkifli Harun) masih masih dipanggil dan dimintai keterangannya dalam proses penyidikan," kata Guntur.

Ia menjelaskan, alasan tidak ditahannya langsung tersangka Zulkifli Harun usai ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya masih memberikan pertimbangan tugas yang dijalani olehnya di instansi terkait.

"Itu yang masih kita pertimbangkan. Bukan tanpa alasan kita tidak menahan langsung Zulkifli Harun. Tapi dia harus menjalani tugas-tugasnya sebagai Kepala Dinas. Masih tetap koperatif kok dia," sambung Guntur.

Sebagaiman diberiytkan, tim OTT Polda Riau berhasil menangkap honorer, yakni Rendi, Martius, Hairil dan Kudiri diruangan pengurusan Penerbitan Izin Usaha Jasa Kontruksi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Senin (10/4/2017) lalu. Diduga telah melakukan Pungli.

Setelah dilakukan gelar perkara, Penyidik Polda Riau, akhirnya menetapkan 3 orang honorer diantara mereka ini yakni, Martius, Hairil dan Kudiri sebagai tersangka. Namun, sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya termasuk Zulkifli Harun dan Tuswan Aidi selaku Kabid PUPR Pekanbaru.

Dugaan Pungli ini didalam pengurusan penerbitan IUJK tersebut dipungut biaya pada saat pengambilan izin oleh masyarakat. Sementara biaya yang dipungut bervariasi sesuai kelasnya masing-masing. (ars)

BERITA TERKAIT:
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.