find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Polda Riau Kantongi Bukti Pungli di Rutan Sialang Bungkuk

Polda Riau Kantongi Bukti Pungli di Rutan Sialang Bungkuk


Selasa, 9 Mei 2017 | 23:50:45
ist
Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kapolda Riau.
Pekanbaru, Oketimes.com - Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain, Selasa (9/5/2017) mengatakan telah mengantongi sejumlah alat bukti dugaan adanya pungutan liar (Pungli) di Rutan Kelas II B Sialang Bungkuk Pekanbaru, untuk segera menetapkan tersangkanya.

"Alat bukti baru keterangan 12 orang saksi, nilainya baru satu dan ada keluarga yang menunjukkan cara membayar untuk pindah blok. Kalau itu, diberikan sudah ada dua alat bukti. Saya berharap penyidik mendapatkannya," sebut Zulkarnain.

Dari 12 orang yang dimintai keterangannya, 6 orang diantaranya adalah narapidana dan enam orang lainnya merupakan petugas rutan. Sedangkan pihak keluarga menunjukkan bukti cara membayar uang pindah blok melalui rekening bank.

Keluarga tahanan ada yang menunjukkan catatan kertas nomor rekening dan nama orang yang dituju. Juga ada yang menunjukkan dalam handphone nomor dan nama orang untuk dikirimi uang.

"Itu sudah dua alat bukti, tinggal menambah keterangan saksi ahli saja," kata Kapolda.

Diungkapkan Kapolda, pungli yang terjadi di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru diduga telah dilakukan secara sistemik, sehingga membuat para penghuni rutan tidak tahan. Hingga akhirnya memicu pada aksi kerusuhan dan mendobrak pintu yang nengakibatkan sebanyak 448 tahanan kabur dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Karena itu, kepolisian akan berkordinasi dan memintai keterangan pihak Inspektorat terkait pengawasannya. Dari sini kepolisian sudah merasakan bahwa ini fakta pelanggaran hukum pidana.

Irjen Pol Zulkarnain berharap para tahanan dapat mengungkapkan pungli-pungli lainnya selain untuk pindah blok, seperti pungli saat membesuk, menelpon, meminta cuti bersyarat dan cuti menjelang para narapidana akan bebas.

"Untuk kasusnya akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan nantinya kasusnya akan diserahkan ke penindakan tindak pidana korupsi," tukas Kapolda. (dabot)


BERITA TERKAIT:
Mahasiswa Unilak Raih Juara Lomba Fotografi Tingkat Mahasiswa Riau
SPSI Riau Pertanyakan Permen LHK 2017 untuk Ditinjau Ulang
Villa Arjuna Tenayan Raya Tawarkan Paket Rumah Murah
3 Mantan Lurah di Pekanbaru Ditangkap Polisi
Panglima TNI Lakukan Pembaretan 23 Gubernur se-Indonesia
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.