find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Polda Riau Musnahkan 40 Kg Sabu, 160 Ribu Ekstasi dan 12 Kg Ganja

Polda Riau Musnahkan 40 Kg Sabu, 160 Ribu Ekstasi dan 12 Kg Ganja


Kamis, 27 April 2017 | 15:59:27
disediakan oketimes.com
Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara bersama unsur Forkompinda Riau saat melakukan pemusanahan barang bukti narkoba jenis saba, esktasi dan ganja bernilai ratusan miliar di halaman Mapolda Riau, Kamis (27/4/2017)
Pekanbaru, oketimes.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, memusnahkan barang haram bernilai sekitar Rp80 miliar dari terduga gembong Narkoba berinisial EJ alias Edi Jek, 40 kilogram sabu, 160 ribu butir pil ekstasi dan 12 kilogram daun ganja kering dengan melibatkan 5 orang tersangkanya, Rahmad dan Asril serta JF dan AC serta bandarnya Eri Juliet,  bertempat di halaman Mapolda Riau, Kamis (27/4/2017)

Pemusnahan itu, dipimpin langsung oleh Kapolda Irjen Zulkarnain dan jajaran. Kejati Riau, Danrem 031 Wirabima, Kadikes Riau mewakili Gubernur Riau dan jajaran Forkoompinda lainnya.   

Banyaknya barang bukti narkoba yang dimusnakan itu, butuh waktu dua jam lebih bagi polisi untuk menghancurkan dua jenis Narkoba ini, antara lain, sekitar 154, 392 ribu butir Pil Ekstasi berbagai merek dan 39,124 kilogram Sabu (hampir 40 Kg, red), 12 Kilogram Ganja Kering.

Untuk Ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender, enam mesin blender disediakan, bahkan salah satunya sampai rusak, lantaran dipakai menghancurkan pil haram itu. Sedangkan untuk Sabu-sabu, dilarutkan dengan air yang disediakan dalam dua ember besar. Hasilnya, Narkoba ini berubah mirip jus campur-campur dengan beraneka warna.

Setelah dihancurkan, barang sitaan milik gembong Narkoba itu langsung dibuang ke closed, dengan disaksikan berbagai perwakilan. Bahkan Kapolda langsung yang mengangkatnya untuk memastikan semua sudah lenyap tanpa sisa. Pemusnahan itu juga disaksikan oleh EJ dan dua kurirnya.

Uniknya, sekilas pemusnahan Narkoba di halaman Mapolda Riau bak acara lomba memasak di televisi, dimana disediakan meja panjang dan sederet blender serta beberapa ember berisi air. Setelah dihancurkan, Ekstasi yang sudah dalam bentuk cairan itu dicampur aduk jadi satu.

Sebelum dimusnahkan, tim dari Labfor Medan yang sengaja didatangkan menyempatkan melakukan pengecekan keakuratan kandungan Narkoba tersebut. Setelah matching, barulah dihancurkan bersama-sama oleh seluruh perwakilan yang hadir, ditutup dengan penandatanganan pemusnahan.

"Sesuai aturannya, barang tangkapan (Narkoba) harus dimusnahkan untuk menghindari disalahgunakan, maka kita lakukan secara besar-besaran disaksikan wartawan dan perwakilan lainnya. Semua prosesnya harus transparan sampai akhirnya dibuang ke closed," ungkap Jenderal bintang dua ini.

Dalam pemusnahan ini, Irjen Zulkarnain juga berpesan, agar jangan ada lagi pengedar Narkoba yang berani masuk ke wilayahnya. Dirinya mengancam tidak akan memberi ampun bagi siapa pun yang tertangkap berikutnya. Bahkan untuk si gembong Edi Jek, ia meminta agar dihukum mati.

"Saya menginginkan tersangkanya dihukum mati kepada Jaksa, jika menemukan fakta hukum yang kuat," tegas Kapolda.

Tiga tersangka yang terlibat dalam peredaran sabu dan pil ekstasi yakni JF, AC sebagai kurir sementara pemilik barangnya Eri Juliet alias EJ yang diamankan di kediamannya, Kabupaten Bengkalis.

"Tukang gendong (Kurir, red) ini diupah sekali pengiriman barang dibayar Rp 10 juta. Tujuan barang yang mereka kirimkan ini ke wilayah Palembang, Jambi dan Lampung," sambung Kapolda.

Belakangan, Kapolda menyebutkan tersangka Eri Juliet memiliki harta benda diduga dari hasil penjualan barang haram tersebut antara lain, 2 unit mobil mewah, 2 Jet Sky, 1 Kapal Pompompong dan 1 Speed Bood. Ditambah Kapolda segera dilakukan dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Kita akan lakukan TPPU terhadap barang bukti hasil penjualan narkoba yang dimiliki bandar. Jika perlu kita sita juga rumahnya kemungkinan hasil barang haram tersebut," jelas Kapolda.


BERITA TERKAIT:
Mahasiswa Unilak Raih Juara Lomba Fotografi Tingkat Mahasiswa Riau
SPSI Riau Pertanyakan Permen LHK 2017 untuk Ditinjau Ulang
Wakil Bupati Inhil Hadiri Peluncuran Sagusabu Gebyar Literasi Media Guru 2017
Miliki Sabu 19 Paket Sabu, ABG di Pasir Penyu Inhu ditangkap
Panglima TNI Lakukan Pembaretan 23 Gubernur se-Indonesia
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.