find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Kasi Pidsus Lirik Tersangka Baru Kasus Pengadaan Meubiler Disdik Kampar

Kasi Pidsus Lirik Tersangka Baru Kasus Pengadaan Meubiler Disdik Kampar


Jumat, 21 April 2017 | 22:28:03
ist
Ostar Al Pansri SH MH, Kasi Pidsus Kejari Kampar, Riau.
Bangkinang, Oketimes.com - Tak tertutup kemungkinan bakal ada calon tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pada proyek kegiatan pengadaan meubiler senilai Rp3,3 miliar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar tahun 2015.

"Saat ini kita sedang melakukan pendalaman kasus, penyidik sedang bekerja melakukan pengumpulan data. Tidak mungkin data belum lengkap lalu kita lansung menetapkan tersangka, namun demikian calon tersangka baru memang sudah ada," kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kampar, Ostar Al Pansri, SH MH kepada awak media ini, Kamis (19/4/2017).

Pasca penetapan status AK sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan meubiler sekolah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar tahun 2015, Kejaksaan Negeri Kampar, terus melakukan pemanggilan beberapa saksi yang mengetahui tentang seluk beluk dengan kasus ini.

Ostar menyebutkan, semenjak tersangka AK dipanggil dan diperiksa, beberapa alat bukti sudah dikumpulkan dan keterangan tersangka juga sudah disimpulkan, dalam satu bulan lagi dipastikan ada tersangka baru.

"Tunggu aja, nanti saya kabarkan, satu bulan lagi dipastikan ada penambahan tersangka," tandas Ostar. (Sy)

BERITA TERKAIT:
Pukat Korupsi UGM Nilai Hak Angket DPR Labrak UU
LBH Desak Aparat Hukum Proses Dugaan Korupsi Taman dan Tugu Integritas
Kadisdik Riau Sebut 107.524 Siswa SMP Siap Ikuti UN
KAKI Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Penyelewengan Dana Pungutan Ekspor CPO
Pedagang Inginkan Plaza Sukaramai Segera direnovasi
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.