find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • LBH-PWI Riau Desak Polisi Tangkap Ajudan Kadispenda Pekanbaru

LBH-PWI Riau Desak Polisi Tangkap Ajudan Kadispenda Pekanbaru


Jumat, 21 April 2017 | 19:08:10
ist
Uparlin Wartawan Satelit Riau didampingi para kuli tinta saat melapor ke Polresta Pekanbaru, Kamis (20/4/17).
Pekanbaru, Oketimes.com - Perilaku arogan bercampur premanisme yang diperagakan pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pekanbaru saat menganiaya wartawan bakal berbuntut panjang. Karena, selain ratusan wartawan di Pekanbaru, baik Cetak, online dan elektronik bahkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pekanbaru Riau mengecam tindakan arogansi oknum anak buah Kadispenda tersebut.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau Sugiharto SH, didampingi rekannya Edwar Pasaribu SH, saat konfrensi Pers di Kantor Antara Riau Jalan Sumatera Pekanbaru, Kamis (20/4/17) menegaskan, akan mengambil langkah hukum, dan siap mendampingi Uparlin Maharaja (Korban Penganiayaan) ke pihak penegak Hukum.

Ditegaskan Sugiharto,SH, "Kita mengecam setiap tindakan kekerasan kepada Wartawan, apalagi saat melakukan tugas Jurnalistik, LBH-PWI akan dampingi proses hukum yang sudah berjalan," tegasnya.

Menurut Sugiharto, terkait peristiwa tersebut, pihaknya sudah memberikan dua laporan yang berbeda ke pihak berwajib, yakni laporan Penganiayaan di Polsek Sukajadi dengan Nomor laporan STPL/172/IV/2017/RIAU/RESTA PKU/POLSEK SUKAJADI dan laporan Pidana pelanggaran UU Pers di Polresta Pekanbaru dengan Nomor STPLK/329/IV/2017/RIAU/RESTA PEKANBARU. Kedua laporan tersebut akan dikirimkan ke Polda Riau, juga ke Mabes Polri sebagai tembusan.

Sugiharto meminta pihak Kepolisian segera melakukan proses hukum dan menangkap pelaku. "Kami meminta polisi segera menangkap pelaku dan segera melakukan proses hukum. Profesi wartawan dalam menjalankan tugas Jurnalisnya dilindungi Undang-undang," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Uparlin Maharaja dengan kondisi wajah pipi sebelah kiri terdapat beberapa luka goresan panjang tampak masih trauma, meski peristiwa tersebut tidak akan menyurutkan naluri jurnalistiknya. Terkait laporannya, diserahkan sepenuhnya kepasa aparat penegak hukum.

Ia berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang telah menganiaya dirinya, pungkas Uparlin. (jsn)

BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Pimpin Pelepasan 101 Personel Brimob ke Papua
LBH Desak Aparat Hukum Proses Dugaan Korupsi Taman dan Tugu Integritas
Bawa Ganja di Bandara Soetta, Iwa K ditangkap
Kadisdik Riau Sebut 107.524 Siswa SMP Siap Ikuti UN
KAKI Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Penyelewengan Dana Pungutan Ekspor CPO
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.