find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Ationg Perusak Kawasan Hutan Padang Sawah Mangkir

Ationg Perusak Kawasan Hutan Padang Sawah Mangkir


Jumat, 24 Maret 2017 | 18:35:50
dok
Dua unit alat berat excavator, pasca penangkapan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau bersama Seksi Gakum Wilayah II Sumatera KLH Pusat di dua lokasi berbeda yang kini diamankan di Markas Polhut Riau.
Pekanbaru, oketimes.com - Buni Asiong alias Ationg saksi selaku pemodal pengerusakan lahan di kawasan Kawasan Hutan Produksi (HP) di Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, provinsi Riau yang diamankan Tim Gakum KLH dan Dinas LHK Riau pada tanggal 10 Pebruari 2017 lalu, mangkir dari panggilan tim penyidik gakum yang dijadwalkan pada Jumat (24/3/2017).

Mangkirnya saksi yang juga sekaligus pemodal pengerusakan lahan di kawasan hutan HP tersebut, diketahui setelah penyidik gakum Dinas LHK Riau tengah melayangkan surat pemanggilan kepada Buni Asion alias Ationg sejak sepekan lalu, untuk menghadari pemeriksaan lanjutan dalam pengembangan penyedikan kasus tersebut yang dijadwalkan hadir pada Jumat (24/3/2017) pagi sekira pukul 08:30 WIB. Namun, hingga pukul 16:30 WIB yang bersangkutan tak juga tiba di Markas Polhut Riau.

Hal ini diakui Kasat Polhut Dinas LHK Riau, Ngadiana SH pada oketimes.com saat di kontak lewat ponselnya, Jumat petang. Ia menyebutkan hingga pukul 16:30 petang, saksi tak kunjung tiba, tanpa ada pemberitahuan yang lebih jelas kepada penyidik gakum Dinas LHK Riau.

"Belum ada datang sampai sore ini, kita tidak tahu kenapa demikian. Nanti kita akan konfirmasi ulang soal kelanjutannya," jawab Ngadiana ringkas.

Sebagaimana diketahui, Buni Asiong alias Ationg pernah dipanggil tim penyidik gakum Dinas LHK Riau sebagai saksi sementara, terkait keterlibatannya sebagai pemodal pengerusakan hutan di Kawasan Hutan Produksi (HP) di Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Riau pada awal Maret lalu.

Setelah disimpulkan untuk dimintai keterangan ulang sebagai saksi, atas pemeriksaan lanjutan kasus tersebut, Buni Asiong alias Ationg malah mangkir dari panggilan penyidik tanpa alasan yang tidak jelas.***/ars 

BERITA TERKAIT:
Panglima TNI: Kawasan Asean Miliki Posisi Penting
Gakum DLHK Riau Beri Angin Segar Buat Perusak Hutan
Ratusan Perserta Antusias Ikuti Festival Hammock 2017 di TWA Buluh Cina Kampar
Rampok Bersenpi Gasak Rp43 Juta Milik Pegawai Kemenag Sumbar di Kuansing
Polres Kampar Ringkus 2 Pelaku Narkoba Jenis Sabu
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.