find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Tim Saber Pungli Inhil Amankan Enam Honorer Disdukcapil

Tim Saber Pungli Inhil Amankan Enam Honorer Disdukcapil

Laporan : Awaludin/Setya

Sabtu, 11 Maret 2017 | 03:33:47
ist
Keenam pegawai honorer Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir yang diamankan Tim Saber Pungli Polres Inhil, Kamis (9/3/2017).
Indragiri Hilir, oketimes.com - Tim Saber Pungli Polres Inhil yang tergabung dalam Satgas Saber Pungli Inhil mengamankan enam tenaga honorer Disdukcapil pemkab Inhil dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait pungli (calo) dalam pembuatan dokumen kependudukan seperti KK dan KTP, Kamis (9/3/2017).

Tim yang dibentuk berdasarkan Perpres nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan Instruksi Mendagri nomor 180/3935/SJ tentang pengawasan pungutan liar dalam penyelenggara pemerintahan daerah.

Bupati meningkatkan pembinaan dan pengawasan khususnya terhadap penyelenggara pemerintah daerah yang memiliki resiko terjadinya pungutan liar dan diperkuat dengan SK Bupati Indragiri Hilir Nomor Kpts.3/I/HK/2017 tentang Pembentukan Satgas Saber Pungli Kabupaten Inhil mengamankan enam tersangka pelaku sekaligus calo di Kantor Disdukcapil jalan Swarna Bumi Tembilahan Kota, Tembilahan, Riau.

Pelaku yang terdiri dari empat pria dan dua wanita tersebut, memiliki peran berbeda. AS (30), A (49), keduanya tukang ojek dan MA (30) security dari Dinas tersebut adalah calo atau penghubung. Sedangkan LS 23) dan EM (34) dan S (38) ketiganya adalah tenaga honorer Disdukcapil Kabupaten Inhil.

Dari tangan tersangka, Tim menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 225 ribu dengan rincian dari AS sebesar Rp 150 ribu, dari LS sebesar Rp 50 ribu, dan dari EM sebesar Rp 25 ribu.

Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Arry Prasetyo SH,MH membenarkan bahwa keenam terduga pelaku pungli telah diamankan dalam suatu OTT.

Kasat menuturkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, tentang adanya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat dalam pengurusan KK dan KTP.

Menanggapi hal tersebut, pada Kamis (9/3/2017) sekitar pukul 14.00 Wib, Tim Tindak Saber Pungli, memantau aktivitas kegiatan pembuatan KK dan KTP di Dinas Dukcapil Inhil.

"Tepat pukul 14.30 Wib, tim yang dipimpin Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Inhil Iptu Indra Mulyadi Lubis SE, mengamankan AS di Taman Kota Jalan Swarna Bumi bersama dengan seorang pria yang berinisial PS, dan mengaku sedang mengurus pembuatan KK," katanya.

Pada saat diamankan, dari tangan AS didapati uang sejumlah Rp. 150 ribu. AS mengaku uang sebesar Rp 150 ribu merupakan imbalan karena telah membantu pengurusan pembuatan KK di Disdukcapil Kab. Inhil.

Menurut AS, pengurusan pembuatan KK tersebut diserahkan kepada LS karyawati honorer di Disdukcapil Kabupaten Inhil, dengan menyerahkan uang sebesar Rp 50 ribu setiap kali pembuatan KK.

Tim selanjutnya, melakukan pengembangan dan ditemukan beberapa orang calo lain dalam pembuatan dokumen kependudukan yaitu A dalam hal proses pembuatan Surat Keterangan Pengganti KTP melalui EM.

Pegawai honorer Disdukcapil Kab Inhil, dengan memberi imbalan berupa uang tunai sebesar Rp 25 ribu untuk pengurusan surat dimaksud pada hari Kamis(9/3/2017, serta MA Security Disdukcapil, untuk proses pembuatan KK dengan biaya pengurusan sebesar Rp 70 ribu melalui S, karyawan honorer merangkap operator KK Disdukcapil, dengan memberi imbalan berupa 1 (satu) bungkus rokok. Pengurusan KK tersebut, terjadi pada hari Selasa tanggal 7 Maret 2017.

"Saat ini keenam pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut," katanya.***

BERITA TERKAIT:
Bupati Inhil Lantik Kades Teluk Nibung dan Sukajaya
Polisi Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal di Dumai
Jambert Incar Tas Honorer di Jalan LIli, 3 Handphone Lesap
Longsor Timbun Jalan Provinsi Padang Aro-Lubuk Malako Solok
Polres Inhil Ringkus Bandit Curanmor di Pekanbaru
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.