find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Miliki Uang Palsu, Dua Pelaut Inhil ditangkap

Miliki Uang Palsu, Dua Pelaut Inhil ditangkap

Laporan : Daud Botak

Jumat, 10 Maret 2017 | 02:24:57
ist
Barang bukti uang palsu yang milik dua pelatu saat diamankan Polres Inhil, Selasa (7/3/2017).
Tembilahan, oketimes.com - Hendrawanto (36) warga Jalan Arief Rahman Hakim Perawang Kabupaten Siak dan Ruslan (37) warga Jalan Inpres Deli, Kelurahan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, hanya bisa menunduk lesu dihadapan penyidik Sat Reskrim Polres Inhil.

Dua pria yang berprofesi sebagai Nahkoda kapal dan pelaut itu, diamankan karena memiliki dan menggunakan uang palsu (upal) untuk membayar biaya penginapan.

"Kasus ini terungkap berkat informasi yang diberikan masyarakat Unit Opsnal Sat Intelkam dan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Inhil menyebutkan nahwa ada pria yang menginap di kamar 203 Wisma Abu diduga memiliki dan menggunakan uang palsu," terang Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Sik MM, Kamis (9/3/2017)

Dikatakan Guntur, kedua pelaku ditangkap di dua lokasi dan waktu berbeda di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (7/3/2017). Polisi yang mendapatkan informasi itu, langsung menyikapinya dengan menuju ke wisma tersebut untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

Setelah didapat data akurat, tim Opsnal Sat Intelkam lalu menggedor kamar 203 dan mengamankan tersangka Hendrwanto. "Bersamanya diamankan uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 9 lembar," kata Guntur.

Hendrawanto mengaku jika uang palsu itu, ia gunakan untuk membayar biaya sewa kamar wisma selama di Tembilahan. "Kepada petugas ia juga mengaku bahwa uang palsu yang ada padanya berasal dari rekannya bernama Ruslan," ujarnya.

Selanjutnya, tim lalu melakukan pengembangan dengan mencari keberadaan Ruslan. Tak butuh waktu lama, pada hari itu juga sekitar pukul 15.00 wib, Ruslan ditangkap di Pelabuhan Desa Belanta Raya Tembilahan.

"Bersama Ruslan, polisi juga mengamankan barang-bukti uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 6 lembar," kata Guntur.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 36 ayat 2 dan ayat 3 yo pasal 26 ayat 3 UU No 7/2011 tentang mata uang.***


BERITA TERKAIT:
Polisi Ringkus Dua Pengedar 57 Butir Pil Ekstasi
Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Penganiaya Politisi PKB Riau
Edarkan Sabu, Pasutri di Kampung Narkoba Ditangkap
Rampok Bersenpi Gasak 2 Motor, Uang dan Harta Benda Milik IRT
Bocah Dua Tahun Ditemukan Tewas di Parit Pembuangan Limbah
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.