find us on : 
bank riau
  • Home
  • Hukrim
  • Kapolda Riau Pimpin Apel Pasukan Ops Simpatik 2017

Kapolda Riau Pimpin Apel Pasukan Ops Simpatik 2017

Laporan : Daud Botak

Jumat, 3 Maret 2017 | 03:03:55
ist
Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain saat menyematkan Pita ops simpatik kepada salah satu personil, usai memberikan arahan dalam pelaksanaan Operasi Simpatik 2017 di Mapolda Riau, Kamis (02/3/2017).
Pekanbaru, oketimes.com - Kepolisian Daerah Riau menggelar apel pasukan operasi Simpatik 2017 di lapangan Apel Mapolda Riau, Kamis (2/3/2017).

Kegiatan tersebut untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi lalu lintas guna mendukung kebijakan promoter Kapolri dalam rangka terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah Riau.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain memberikan arahan dalam pelaksanaan Operasi Simpatik ini.

Ia berharap Operasi Simpatik 2017 dapat mendorong terciptanya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini posoitif dan citra tertib dalam berlalu lintas ,terwujudnya situasi kamseltibcar lantas.

Perlu di ketahui bersama data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2015 sejumlah 5.439.052 kasus dan pada tahun 2016 sejumlah 6.272.375 kasus atau ada kenaikan trend (15%).

Teguran tahun 2015 sejumlah 2.526.162 pelanggaran dan pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran atau ada penurunan trend (-11%).

Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2015 sejumlah 98.970 kejadian dan pada tahun 2016 sejumlah 105.374 kejadian atau ada kenaikan trend (6%).

Korban meninggal dunia tahun 2015 sejumlah 26.495 org dan pada tahun 2016 sejumlah 25.859 orang atau ada penurunan trend (-2%).

Sementara, korban luka berat tahun 2015 sejumlah 26.840 org dan pada tahun 2016 sejumlah 22.939 orang atau ada penurunan trend (-14%) korban luka ringan tahun 2015 sejumlah 110.714 org dan pada tahun 2016 sejumlah 129.913 org atau ada kenaikan trend (17%).

Untuk kerugian materil tahun 2015 sejumlah Rp.272.314.014.600 dan pada tahun 2016 sejumlah Rp.226.416.414.497 atau ada penurunan trend (20%).

Pada pelaksaan operasi simpatik tahun 2017 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi adalah masyarakat yang melanggar lalu lintas berpotensi menyebabkan terjadi nya fatalitas kecelakaan lalu lintas antara lain:

1. Melawan arus lalu lintas khusus kenderaan motor (R2)
2.Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas.
3.Pelanggaran Batas kecepatan.

Dengan dilakukan penegakan hukum sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan operasi simpatik ini diharapkan akan dapat mendorong tercapai nya tujuan operasi.***

BERITA TERKAIT:
Istri Tewas, Suami Sekarat, OTK Aniaya Pasutri di Rokan Hulu
Baznas Siak Ditribusikan Zakat Tahap I di Kecamatan Pusako
Jadi Tuan Rumah, Asisten III Pemkab Kampar Pimpin Rapat Persiapan Porprov Riau 2017
Penyeludupun Marak di Riau, Kanwil DJBC Janji Penindakan
Sekdakab Rohil Sebut Dana Hibah dan Bansos Sulit Terealisasi 2017
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.