find us on : 
bank riau
  • Home
  • Film/Musik
  • Hari Kedua We The Fest 2017 Tampilkan Dua Kolaborasi Musisi Indie

Hari Kedua We The Fest 2017 Tampilkan Dua Kolaborasi Musisi Indie


Sabtu, 12 Agustus 2017 | 18:43:36
(kumparan.com)
Aksi penyanyi wanita cantaik bertato di wajah mengiahiasi aksinya di hari kedua We The Fest 2017 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).
Jakarta - Hari kedua We The Fest 2017 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017). Antusias pemegang tiket Early Entry pun sudah mulai mengantre di pintu masuk utama summer festival ini.

Rumah sakit menjadi band pembuka hari kedua dengan tampil di This Is Banana Stage sejak pukul 15.00 WIB. Sementara itu, Barasuara x Scaller dan The Hydrant x Silampukau sedang melakukan check sound di Another Stage dan WTF Stage. Keduanya dijadwalkan tampil pukul 15.30 WIB.

Dilansir dari kumparan.com, tepat pukul 15.30 WIB, Stella Gareth dari Scaller membuka penampilan kolaborasi mereka dengan memainkan synthesizer. Yang menjadi sorotan pada penampilan Barasuara x Scaller adalah, mereka mengundang Enrico Octaviano, adik dari Marco Steffiano, untuk menemani kakaknya menabuh drum.

'Nyala Suara' dibuka dengan permainan duet drum dari Marco dan Enrico. Iga Massardi, Asteriska, dan Puti Chitara yang bertugas dalam melantukan lagu track 1 dari album perdana mereka yang berjudul 'Taifun'. Gerald Situmorang pun melompat dengan girang dari atas panggung saat lagu berakhir diikuti tepuk tangan meriah dari penonton.

A premonition got me crawling out my mind
Caught my delusion fell off on this ground

Sepenggal lirik dari 'Stay on the Track' milik Scaller dikumandangkan oleh gitarisnya, Reney Karamoy. Sisa dari lagu pun dinyanyikan dengan kompak oleh quartet Stella, Asteriska, Puti, dan Reney.

Marco membuka lagu ketiga dengan permainan drumnya diikuti Gerald yang mengganti bass dengan gitar akustik. Puti, Asteriska, dan Stella pun bergantian menyanyikan lagu Scaller, 'Flair'.

"Selamat sore We The Fest, kami Barasuara dan Scaller," sapa Iga kepada penonton sebelum masuk ke lagu berikutnya.

Sebuah lagu yang cukup singkat ternyata, tidak sampai tiga menit. Namun isi dari lagu menceritakan bagaimana band pelantun 'Sendu Melagu' ini melakukan perjalanan tur keliling kota.

Di panggung WTF Stage, The Hydrant x Silampukau baru naik ke atas panggung pukul 16.00 WIB. Silampukau pertama kali yang diberi kesempatan untuk naik ke atas panggung dengan membawakan 'Lagu Rantau (Sambat Omah)' dan 'Puan Kelana'.

Rasanya, sore itu ada yang berbeda dari panggung-panggung Silampukau kali ini. Kharis Junandharu, vokalis dan gitaris, tidak ditemani Eki Tresnowening entah apa alasannya. Aneh rasanya melihat Kharis bernyanyi sendirian tanpa rekannya tersebut.

Namun, Kharis akhirnya mempersilakan The Hydrant naik ke atas panggung. Dua band asal Surabaya dan Bali itu membawakan lagu baru hasil proyek mereka. Kharis pun bertugas untuk memimpin lagu di sektor vokal.

Kharis selanjutnya mempersilakan Marshello, vokalis The Hydrant, bergabung bersama mereka. Silampukau pun mengiringi sejumlah lagu rockabilly milik The Hydrant.

Penampilan Silampukau diakhiri lagu 'Doa 1' yang dijadikan rockabilly ala The Hydrant. Setelah Kharis pamit dari panggung, Marshello mengundang seorang noni bule ke atas panggung.

Ia memanggilnya sebagai Noni Tinggi. Keduanya pun membawakan lagu 'Jalan-jalan' dengan riang.***


BERITA TERKAIT:
Semarak HUT RI Ke-72, Bupati Apresiasi Pawai Karnaval Siak 2017
Aspers Panglima TNI Wisuda Siswa Swedish Defence University
Istri Ucapkan Selamat, Bupati Amril Doakan Pelatih Paskibra Bengkalis 2017
Sempena Hari Kemerdekaan, Bupati Inhil Lepas Peserta Tri Lomba Juang
Pemkab Inhil Kembali Gelar Menongkah Hetirage 2017 di Pantai Bidari
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.