find us on : 
bank riau
  • Home
  • Features
  • Situs-Situs Paling Sakral Bagi Umat Kristiani di Yerusalem (2)

Situs-Situs Paling Sakral Bagi Umat Kristiani di Yerusalem (2)


Jumat, 25 Maret 2016 | 21:15:34
Sumber:Pictorial Library of Bible Lands
Bukit Golgota atau Bukit Tengkorak, tempat penyalipan Yesus Kristus sebelum dimakamkan di Yerusalem.
Yesus disebutkan dalam Alkitab, ialah putra tunggal Allah Bapa di Surga yang mengambil rupa sebagai manusia, demi mengarahkan kembali hati manusia kepada penciptanya. Untuk itu, ia dilahirkan ke dunia melalui rahim perawan Maria.

Didampingi Yusuf si Tukang Kayu sebagai ayah duniawinya, ia mengemban tugas mulia itu selama 33 tahun. Sebelum berakhir martir di kayu salib, momen bersejarah yang menjadi simbol terpenting bagi para pengikutnya.

Sepanjang tiga dekade menapakkan eksistensinya di dunia, perjalanan Sang Mesias berpusat di Yerusalem. Kota suci yang melahirkan tiga agama sekaligus, Kristiani, Yahudi dan Islam.              
Mengulas situs-situs paling sakral bagi umat Kristiani di Yerusalem yang terkait erat dengan rekam jejak Yesus Kristus di Bumi.

2. Upper Room (Loteng atau Kamar Atas)

Sejak abad pertama, upper room di Western Hill telah menjadi situs bersejarah yang dimuliakan dan ramai dikunjungi para peziarah rohani. Di loteng atau kamar atas inilah, perjamuan terakhir dengan ke-12 murid diadakan. Momen populer, di mana Yesus duduk di tengah di balik meja panjang diapit para rasul, yang diabadikan dalam lukisan Leonardo da Vinci yang kontroversial.

Pada bangunan yang sama pula, sebelum perjamuan roti beragi dan anggur, Yesus memberikan teladan terakhirnya dengan membasuh serta mencium kaki para murid. Sebagai simbol pelayanan yang bukan ditujukan untuk keagungan diri sendiri, melainkan untuk sesama.

3. Jalan Kesengsaraan (Via Dolorosa)

Via Dolorosa dapat diartikan sebagai jalan kesengsaraan atau jalan penderitaan. Tidak dapat dipungkiri lagi, jalan ini layak mendapat penghormatan salah satu situs tersakral yang merekam kehidupan Mesias di dunia.

Bagaimana tidak, di sepanjang jalan inilah, Yesus berjalan dengan tubuh lunglai penuh luka, bermahkotakan duri, bersimbah peluh. Di pundaknya tersandang salib kayu besar dan berat untuk dipikulnya sampai ke Bukit Golgota atau Bukit Tengkorak.

Orang banyak berkumpul di sisi kiri kanan jalan, menyoraki dan meludahinya. Sesekali sosok penuh mukjizat ini terjatuh. Namun sebanyak itu juga ia harus berdiri lagi, memenuhi kewajiban yang dipercayakan Bapa kepada-Nya. Dibantu Simon dari Kirene, ia memanggul salib-Nya sampai ke tempat tujuan.

4. Gereja Makam Kudus

Gereja Makam Kudus adalah situs wajib untuk dikunjungi para peziarah Kristiani. Pasalnya, di bawah bangunan inilah Sang Juruselamat disalibkan, dikubur dan dibangkitkan. Sebab tanah tempat gereja itu berpijak pada masa awal masehi mencakup lokasi Bukit Golgota dan kuburan batu.

Berlandaskan kepentingan itulah, Gereja Makam Kudus dibangun pada abad ke-4. Namun kini, konflik kawasan di Yerusalem antara Israel dan Palestina membuat situs sakral ini diperebutkan.

Sebenarnya masih banyak tempat-tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu kehadiran Yesus di dunia. Sebut saja di antaranya Kolam Betesda dan Kolam Siloam, yang dipakai Kristus menyatakan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, membuat berjalan orang lumpuh sedari lahir dan mencelikkan orang buta.

Namun keempat situs sakral di atas merupakan lokasi-lokasi kudus yang dianggap paling berkesan dan dekat dengan eksistensi tokoh utama Alkitab tersebut versi Okezone. Akhir kata, selamat memperingati Jumat Agung dan menyambut Hari Raya Paskah.***


BERITA TERKAIT:
Marguez Pimpin GP AS, Rossi Naik Podium Kejar Pedrosa
SMSI Koordinir Media Siber dan Pers Kampus di HPN 2018
Rizieq Shihab Isi Tausiah Haul Kesultanan Siak
Salah Kirim Pesan Lewat Gmail Kini Bisa Ulang dan Hapus Lho, Ini Tipsnya
Bijaklah Bersosial Media di Era Komunikasi Digital
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.