find us on : 
bank riau
  • Home
  • Ekbis
  • Bupati Siak Apresiasi Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk bercocok Tanam Cabai Merah

Bupati Siak Apresiasi Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk bercocok Tanam Cabai Merah


Sabtu, 8 April 2017 | 18:17:27
sulaiman oketimes.com
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi saat mengikuti panen perdana cabai merah milik Kelompok Tani Usaha Mandiri di Kampung Rempak Siak, Jumat (7/8/2017).
Siak, Oketimes.com - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi merasa bangga dengan masyarakat dan para pemuda yang memiliki inovasi, kreatif dan pandai memanfaatkan lahan kosong di sekitarnya untuk bercocok tanam cabai merah.

Demikian hal ini disampaikan, saat melakukan panen perdana Cabai merah yang dikelola masyarakat dan pemuda Balai Kayang Usaha Mandiri  Kampung Rempak Siak, Jumat (7/8/2017).

Pemanfaatan lahan kosong seluas seperempat hektar oleh masyarakat dan para pemuda kampung rempak menjadi lahan pertanian cabai, merupakan hal yang sangat baik dan patut dibanggakan. Untuk itu, Syamsuar menghimbau kepada pemuda dan masyarakat siak lainnya dapat melakukan hal yang serupa.

Apalagi lanjut Syamsuar, saat ini keadaan ekonomi tidak stabil, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan dan pekarangan yang kosong di sekitar warga untuk ditanami tanaman yang bisa menyokong perekonomian warga dan sekaligus membantu program pemerintah dalam menangkal inflasi.

"Usaha mandiri yang dilakukan masyarakat untuk penanaman cabai merah, jagung dan padi tetap akan kita dukung dengan memberikan bantuan bibit , benih dan pupuk melalui dinas pertanian," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Usaha Mandiri Elfi Erwandi mengatakan bahwa pemanfaatan lahan kosong ini sangat membantu perekonomian masyarakat tempatan. Apalagi saat ini kelompok Tani Usaha Mandiri mempunyai 20 angota, dimana lahan penanaman cabai tengah menghasilkan 6 ton per bulanya, dengan harga jual Rp20 ribu tiap perkilogram.

Menurutnya, tanaman cabai itu termasuk komoditas unggul. Apalagi cabai atau Lado bahasa seharinya mampu tumbuh dalam kondisi cuaca ekstrim yang ditandai hujan tidak menentu. Selain itu, cabai dinilai lebih tahan hama.

"Tumbuhan cabai memiliki daya tumbuh lebih dari 50 persen. Saat petani lain gagal membudidayakan cabai jenis lain akibat hujan, katanya, Cabai Lado dan Laju mampu tumbuh dan berbuah besar dan rimbun," tandas Elfi. (man)

BERITA TERKAIT:
Viral Hewan Spisies Aneh Muncul di Rumah Warga Kebumen
Polda Apresiasi Rencana Unjuk Rasa 10.000 Buruh HTI dan Sawit
Replanting PT Inecda Dirajang dan Ditanam, Hama Kumbang Tanduk Dibasmi
Warga Teluk Pinang Geger Temukan Mayat Kakek 80 Tahun di Semak-semak
Bawa 1 Ons Sabu, Warga Aaek Nabara Tertangkap Tangan di Duri
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.