find us on : 
bank riau
  • Home
  • Ekbis
  • Kerjasama Layanan SP2D Online, Pemkab Kampar Gandeng Bank Riau Kepri

Kerjasama Layanan SP2D Online, Pemkab Kampar Gandeng Bank Riau Kepri


Jumat, 7 April 2017 | 18:15:50
bank riau kepri for oketimes.com
Pj Bupati Kabupaten Kampar, Syahrial Abdi menandatangani perjanjian kerjasama Pengembangan dan Penggunaan Aplikasi Kasda Online Interface dengan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) dalam Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah guna optimalisasi Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari, di Ruang Rapat Direktur Utama Lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Selasa (4/4/17).
Pekanbaru, oketimes.com - Pj Bupati Kabupaten Kampar, Syahrial Abdi menandatangani perjanjian kerjasama Pengembangan dan Penggunaan Aplikasi Kasda Online Interface dengan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) dalam Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah guna optimalisasi Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari, di Ruang Rapat Direktur Utama Lantai 8 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Selasa (4/4/17).

Turut Hadir dalam acara, Kepala Badan Perencanaan Dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir Azwan MSi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD), Edwar beserta rombongan staff Pemerintah Kabupaten Kampar.

Sedangkan untuk Bank Riau Kepri dihadiri oleh Direktur Operasional Denny M Akbar, Pemimpin Produk Dana Dan Jasa Andi Mulya, Pemimpin Divisi Hukum Irianto, Pemimpin Divisi TSI Wan Muklis, Pemimpin Divisi Keuangan Dan Operasional Hepy Wardono dan Pemimpin Desk Corporate Secretary Winovri.

Program ini dapat membantu Pemerintah Daerah untuk menyajikan informasi detail atas pencairan dana berdasarkan data SP2D yang diterbitkan oleh BPKAD. Pemerintah Daerah dapat memantau status pencairan SP2D pada Bank setiap waktu (real time) dan mempercepat proses pencairan SP2D di Bank.

Selanjutnya kemudahan lain yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Kampar yaitu Mempermudah Kasda dan Bank dalam melakukan rekonsiliasi data pencairan SP2D ke rekening SKPD/Dinas atau pihak ketiga dan mempermudah Pemerintah Daerah dalam membuat Laporan terhadap Laporan Keuangan Pencairan SP2D.

Dalam sambutannya Pj Bupati Kabupaten Kampar Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kerjasama yang telah dilakukan ini.
Disampaikan dia, bahwa aplikasi ini dapat memudahkan dalam mengetahui kondisi kas daerah berapa, tinggal membuka aplikasi maka akan kelihatan tanpa perlu datang ke Bank Riau Kepri dan dapat dilihat secara online dan realtime.

Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari saat usai acara merasa bangga dengan terealisasinya kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kampar ini. Selain itu kerjasama ini merupakan bentuk tanggung jawab Bank Riau Kepri selaku pemegang kas daerah di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau.

Menurut Irvandi, teknologi Bank Riau Kepri saat ini sangat mumpuni untuk mendukung kegiatan online dan sinkronisasi dengan setiap SKPD. Pada penutup sambutan, Irvandi menyampaikan terimakasih pada Pj Bupati Kampar atas suksesnya koordinasi kerja dalam mewujudkan SP2D Online di Kabupaten Kampar tersebut dan juga Irvandi berterimakasih kepada tim intenal di BRK yang telah sungguh-sungguh mendukung kesukesesan implementasi sistem tersebut.

Dengan kerjasama yang sudah terjalin ini, merupakan suatu langkah positif bagi Pemerintah Kabupaten Kampar yang telah meningkatkan kualitas pelayanannya.***/brk.


BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Pimpin Pelepasan 101 Personel Brimob ke Papua
Kadisdik Riau Sebut 107.524 Siswa SMP Siap Ikuti UN
Bank Riau Kepri Raih Peringkat Dua Nasional Service Exellence
Gubri Ajak Masyarakat Wujudkan Riau Jadi Pengekspor Jagung
Pemprov Perpanjang Status Siaga Darurat Karhutla Riau
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.