find us on : 
bank riau
  • Home
  • Ekbis
  • Elfisri SE Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Aren Indonesia Rohul

Elfisri SE Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Aren Indonesia Rohul

laporan : Yasor

Rabu, 15 Maret 2017 | 03:42:11
ist
Elfisri SE terpilih sebagai Ketua Asosiasi Aren Indonesia (AAI) Kabupaten Rokan Hulu(Rohul) periode 2017-2019, sesuai hasil Rapat koordinasi yang di mediasi Dinas Perkebunan dan Peternakan Rohul, Senin (13/3/17) sore.
Rokan Hulu, oketimes.com - Kades Rokan IV Koto, Elfisri SE terpilih sebagai Ketua Asosiasi Aren Indonesia (AAI) Kabupaten Rokan Hulu(Rohul) periode 2017-2019, sesuai hasil Rapat koordinasi yang di mediasi Dinas Perkebunan dan Peternakan Rohul, Senin (13/3/17) sore.

Rakor dihadiri Kadis Perkebunan dan Peternakan Rohul Ir H Sri Hardono MM, Kades Rambah Tengah Hulu Zainal Abidin, Kades Rokan IV Koto Elfisri SE dan puluhan Petani Aren.

Pada kesempatan tersebut Kadis Perkebunan dan Peternakan Ir H Sri Hardono MM mengatakan, Kabupaten Rokan Hulu sebagai Kabupaten Industri terkenal dengan penghasil gula Aren di provinsi Riau, namun produksi untuk membuat gula aren hanya secara manual, dan tanpa terkoordinir.

Sementara, harga gula Aren tersebut sangat menjanjikan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Damun semakin langkanya produksi gula Aren akibat kurang pembinaan dari pemerintah daerah.

Untuk itu, pada hari ini Dinas Perkebunan dan Peternakan membentuk Asosiasi Aren Indonesia (AAI) Kabupaten Rokan Hulu, sesuai dengan Intruksi AAI Provinsi Riau, bahwa Kabupaten Rohul sudah selayaknya dibentuk Asosiasi Aren Indonesia mengingat banyaknya masyarakat yang bergantung kepada produksi Aren tersebut.

Sri Hardono yang juga sebagai Dewan Penasehat AAI Provinsi Riau itu juga menghimbau kepada masyarakat agar mengembangkan tanaman aren di lahan-lahan yang ada, terutama sekali pada lahan tidur yang dimiliki.

Sementara itu, Ketua AAI Rohul terpilih Elfisri SE usai acara mengatakan, untuk pengembangan tanaman Aren pihaknya sudah bekerjasama dengan salah satu perusahaan di Jakarta, yakni PT Mohas Resti Kolaka.

Kerjasama yang dilakukan adalah sebagai Bapak Angkat untuk penanaman Pokok Aren tersebut, bahkan perusahaan juga akan menanam pohon Aren seluas 400 Hektar dalam satu hamparan, dimana saat ini pihaknyua sedang mencari lahan sehamparan seluas 400 hektar tersebut.

Direncanakan pada lahan itu akan dibangun Pabrik yang akan memproduksi gula semut, gula aren, minuman kemasan, dan lainnya. Produksi yang direncanakan itu disamping kebutuhan ekspor juga dipasarkan di dalam negeri.

"Produksi ini akan diekspor ke luar Negeri dan untuk kebutuhan dalam negeri sendiri," Katanya.

Elfisri juga menyampaikan, menjelang penyediaan lahan, saat ini sebanyak 16.000 kecambah sedang disemaikan di dalam Polibek, karena diperkirakan dalam satu hektar akan mampu ditanam sebanyak 200 batang bibit unggul dengan jarak 7 X 7 meter.

"Kalau penanaman ini berhasil maka sangat bermanfaat untuk mengurangi pengangguran di Rohul, sebab dalam satu hektar Aren perbandingan penghasilannya seluas 20 Hektar Kelapa Sawit, dan pokok aren tersebut jangka lima tahun sudah menghasilkan," ungkap Alfisri.

Kemudian untuk sementara waktu ini kalau masyarakat berminat menanam bibit Aren bibitnya sudah tersedia di kediaman kami di Rokan IV Koto. "Kita berharap kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan-lahan tidur untuk ditanami pokok Aren," harapnya. (adv/hum)


BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Open House Bersama Jajaran
Polda Riau Bekuk Napi Provokator Kerusuhan Rutan Sialang Bungkuk yang Kabur
Kapolda Riau: Situasi Kondisi Kamtibmas dan Arus Mudik Aman dan Lancar
Pantau Arus Mudik, Kapolda Riau Cek Kesiapan Pos Pam di Perbatasan Riau-Sumbar
Kapolda Riau Ajak Masyarakat Pererat Hubungan Silaturahmi
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.