find us on : 
bank riau

Kesaksian Warganet Jawab Aksi Oknum TNI Vs Polantas Pekanbaru


Minggu, 13 Agustus 2017 | 16:08:26
Medsos
Screenshot pengakuan warganet yang diunggah oleh akun instagram @dikipedung07 dan @miziwazza pada Jumat (11/8/2017).
Pekanbaru, oketimes.com - Ada versi sebaliknya dari netizen yang melihat langsung bentrokan oknum TNI AD dan Polantas di Jl Sudirman, Pekanbaru, Riau Kamis (10/8/2017) kemarin.

Setelah video seorang oknum TNI memukul anggota polisi lalu lintas (polantas) beredar, beberapa warganet yang mengaku berada di lokasi kejadian memberikan kesaksian yang mencengankan.

Pasalnya, beberapa screenshot pengakuan warganet yang diunggah oleh akun Instagram @dikipedung07, Jumat (11/8/2017). Informasinya, oknum TNI melakukan pemukulan kepada polantas, tidak bisa dielakkan lantaran sebelumnya oknum polisi tersebut menyenggol motornya terlebih dahulu.

Sementara, Akun @miziwazza_ mengaku kejadian berawal ketika polantas mengejar pengendara yang akan ditilang. Lantas, saat mengejar, diduga polantas menyenggol kendaraan anggota TNI yang melintas di jalan yang sama.

Akun ini juga membantah, jika anggota TNI tersebut tidak membawa helm seperti yang dituduhkan. Ia yang merasa di lokasi kejadian terang-terangan menyebut jika anggota TNI tersebut membawa helm.

Hal tersebut ditambah dengan unggah foto potongan video yang diunggah oleh akun @dikipedung07. Dimana foto potongan video yang direkam dari sebuah mobil tepat dibelakang kedua oknum itu berseteru, memperlihatkan helm merah yang tergantung di setang kemudi motor anggota TNI.

"Perhatikan video itu baik-baik. Itu helm pas turun dari motor dilepasnya dan digantung di setang. Warna merah. Yang jelas polisi itu yang arogan duluan. Sok sok. Aturan mainnya, tentara itu hanya meminta polisi, agar meminta maaf kepadanya," tulis @miziwazza_mengklarifikasi peristiwa yang sedikit menegangkan itu.

"Udah disuruh minta maaf sama tentara itu baik-baik, tapi polisi itu diam dan tidak mau meminta maaf, sehingga tentara itu merasa diremehkan "cb sj putar video itu dengar baik-baik tentara itu bilang secara berulang-ulang *meminta maaf km* tp polisi itu tidak mau tapi dia malah nyelonong aja abis nyenggol tentara itu," tulis @miziwazza_ seraya mengirimkan screeshot sebuah helm warna merah yang tergantung tepat disebelah stang kenderaan rodak onknum TNi itu.

Terkait insiden ini, Kapolresta Pekanbaru, Riau, AKBP Susanto SIK SH MH pada awak media malah menyebutkan bahwa Bripda Yoga Vernando petugas Satuan Lalulintas Polresta Pekanbaru sedang melaksanakan patroli di sekitar jalan Jenderal Sudirman, di depan Toko Ramayana, Kamis (10/08/17) sekitar pukul 17.30 wib.

Dalam keterangannya, anak buahnya tersebut beriringan dengan oknum anggota TNI yang tidak pakai helm. Namun dia membantah saat itu Bripda Yoga tidak menegur ataupun memberhentikan motor milik oknum TNI tersebut.

"Tiba-tiba oknum anggota TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak motor nya dari belakang. Selanjut memukul helm (kepala) Bripda Yoga 4 kali. Angota TNI tersebut benama Wira Sinaga pangkat Serda dinas di Korem," katanya. Korem dimaksud adalah Komando Resor Militer 031/Wirabima, Pekanbaru, Riau.***

BERITA TERKAIT:
Implementasi Transaksi Non Tunai, Pemprov Riau dan BRK Teken MoU
Menjanda 5 Tahun, Oknum PNS Rutan Terlibat Narkoba Hamil
Panglima Sebut Tutup Celah Korupsi di Lingkungan TNI
Prajurit Satgas MTF TNI Laksanakan Courtesy Call Ke LAF Navy
Prajurit TNI Dukung Pelaksanaan DDR di Republik Afrika Tengah
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.