find us on : 
bank riau

Tulis Status `Kalar`, Siap-siap Akun Facebook Anda Segera di Blokir


Selasa, 30 Mei 2017 | 17:50:52
int
ILustrasi
Jakarta - Warganet Myanmar gempar ketika mengetahui Facebook memblokir akun-akun yang pernah mengunggah "status", yang mengandung kata "kalar". Diksi tersebut, seringkali digunakan warganet Myanmar untuk menghina umat Muslim Rohingya.

Facebook, seperti diberitakan AFP, Senin (29/5/2017), sengaja memblokir akun-akun tersebut untuk meredam maraknya Islamofobia di negeri tersebut.

Facebook sendiri mendapat tekanan secara global untuk turut andil menghentikan penyebaran ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Aung Kaung Myat, warganet Myanmar, mengakui terkena blokir oleh Facebook selama sehari pada pekan lalu karena menggunakan kata "kalar".

Padahal, dirinya mengakui menuliskan terma ”kalar” untuk memperingatkan sesama warganet agar tidak menggunakan madah tersebut.

"Saya diblokir setelah menuliskan ’Facebook menghapus tulisan kalian yang memasukkan kata kalar’. Ini tidak masuk akal," tukasnya.

Pemblokiran tersebut justru menyulut protes dari warganet setempat. Menurut mereka, itu adalah tindakan yang mengekang kebebasan mereka dan bahasa Myanmar.

Untuk diketahui, diksi ”kalar” dalam bahasa Myanmar merujuk pada semua orang asing. Tapi, terma tersebut mengalami penyempitan makna dengan merujuk suku-suku terbelakang.***

BERITA TERKAIT:
Gelar Commanders Wish, Kapolda Riau Paparkan Tugas & Fungsi Polri Layani Masyarakat
18 Prajurit Indobatt-03 Dapat Penghargaan dari Sector West Commander
Warganet Banjiri Akun Instagram Pegawai BNN yang Tewas
Tagar Blokir Jokowi Jadi Trending Topik Warganet
Robert O`Neill Sipenembak Maut Osama Bin Laden Tulis Buku
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.