find us on : 
bank riau
  • Home
  • Celeb
  • Ridho ditangkap, Rhoma Irama Datangi Polres Jakbar

Ridho ditangkap, Rhoma Irama Datangi Polres Jakbar


Minggu, 26 Maret 2017 | 01:48:47
(suara.com)
Rhoma Irama bersama pendukung memberikan keterangan pers di Kantor Riforri, Jakarta Timur, Jumat (16/5).
Jakarta - Penyanyi dangdut legendaris Rhoma Irama akhirnya mendatangi markas Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat (Polres Jakbar), Sabtu (25/3/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kedatangan Rhoma tersebut terkait penangkapan putranya, Ridho Rhoma, akibat tertangkap tangan menyimpan 0,7 gram narkotika jenis sabu di sekitar hotel kawasan Tanjung Duren, Sabtu subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasar informasi yang terhimpun, Rhoma datang mengendarai mobil Toyota Vellfire. Ia ditemani seorang sopir dan asisten pribadi.

Rhoma yang mengenakan busana serba putih langsung masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jakbar. Ruang tersebut tempat sang putra diperiksa.

Rhoma Irama, sebelumnya, tidak mau banyak berkomentar terkait kasus narkoba yang menjerat Ridho. Rhoma berdalih sedang sibuk mengurus Musyawarah Nasional Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (Munas PAMMI).

Sementara Ridho resmi menjadi tersangka kepemilikan narkotika jenis sabu. Ia disangkakan melanggar pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 Jo pasal 132 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ridho terancam pidana paling lama empat tahun.***/sc.

BERITA TERKAIT:
Bawa Ganja di Bandara Soetta, Iwa K ditangkap
Polisi Ringkus Dua Pengedar 57 Butir Pil Ekstasi
Edarkan Sabu, Pasutri di Kampung Narkoba Ditangkap
Polres Kampar Sergap Pelaku Pembunuhan Mr X Kubang di Jawa Timur
Gubernur Riau Hadiri Pembukaan Musrenbangnas 2017 di Jakarta
Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.